Menu
0878 0437 3507

Jln.Setia Budi Pamulang

Layanan Kami

12 Tips untuk Anda yang akan Membeli Apartemen sebagai Hunian

Langsung saja hal-hal berikut ini, perlu Anda perhatikan saat membeli apartemen sebagai hunian tempat tinggal:

 

#1 Pelajari Rekam Jejak Developer

Pelajari rekam jejak (track recorddeveloper. Jika Anda membeli sebuah apartemen, Anda 100% bergantung pada developer. Banyak kasus bangunan apartemen yang ditinggal terlantar dan belum terjadi, karena developer bermasalah. Anda dapat mencari tahu kredibelitas developer dari Asosiasi Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Seluruh Indonesia (APERSSI).

#2 Sertifikat dan Legalitas Perusahaan

Jangan lupa mengenai sertifikat dan legalitas bangunan. Anda perlu mengetahui dan memeriksa Hak Guna Bangunan (HGB) yang dimiliki oleh developer, surat izin prinsip, surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Surat Izin Penggunaan Peruntukan Tanah (SIPPT). Lakukan pengecekan dan validasi ke instansi terkait. Jangan lupa cek juga nantinya sertifikat yang akan Anda terima. Biasanya pemilik apartemen akan memiliki sertifikat Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHSRS).

#3 Survei Lokasi

Lakukan survei lokasi apartemen. Biasanya orang membeli apartemen di lokasi-lokasi yang dekat dengan tempat kerja atau tengah kota. Tujuannya jelas menghemat bahan bakar dan menghemat waktu perjalanan. Jadi jangan membeli apartemen hanya karena harga murah. Contoh kesalahan pemilihan lokasi, kerja di daerah tengah kota Jakarta tetapi membeli apartemen yang terletak di kota Bekasi. Setiap hari juga harus bermacet-macet ria pada saat berangkat kerja dan pulang kerja.

 

#4 Perbanyak Pilihan

Jangan hanya bergantung pada satu pilihan apartemen. Sebelum membeli sempatkan waktu untuk berkeliling dan bertanya mengenai harga dan value (lokasi, fasilitas, keuntungan lainnya). Jika Anda membutuhkan hunian yang tenang, maka sebisa mungkin jauhi apartemen yang dekat dengan bar, diskotik, tempat-tempat hiburan atauexecutive lounge.

 

#5 Kenali Fasilitas Pendukung

Selalu kenali fasilitas-fasilitas umum disekitar tempat Anda tinggal, contoh rumah sakit, kantor polisi, halte bus (di Jakarta contohnya halte Trans Jakarta), sekolah, kampus, pusat perkantoran, pusat perbelanjaan, mini market dan stasiun MRT.

 

#6 Perhatikan Usia Bangunan

Jika Anda membeli apartemen second jangan lupa tanyakan usia bangunan. Bangunan apartemen yang sudah terlalu tua, tentu saja akan mengeluarkan biaya perawatan yang lebih tinggi.

 

#7 Cari Tahu Kebutuhan Anda

Ketika Anda membeli apartemen, setidaknya ada 3 jenis apartemen yaitu unfurnished(tidak ada furniture sama sekali), semi furnished (sebagian ada furniture) dan full furnished (bangunan sudah siap di tinggali). Selain itu juga ada pertimbangan dari segi ukuran mulai dari studio (tanpa sekat), satu kamar, dua kamar, tiga kamar dan hingga apartemen luxury (lebih dari 3 kamar). Cari yang sesuai dengan kebutuhan, jangan keinginan. Hindari gengsi untuk membeli hunian tempat tinggal, agar keuangan Anda tetap sehat.

#8 Faktor Keamanan Jangan Sampai Dilupakan

Fasilitas keamanan adalah salah satu yang harus dipertimbangkan. Bagaimana penjagaan di bagian pintu depan apartemen, di dalam apartemen dan tingkat keamanan daerah sekitar apartemen.

 

#9 Fasilitas Parkir Perlu Dipertimbangkan

Fasilitas parkir adalah hal yang perlu Anda perhatikan, setidaknya cari tahu apakah ada lahan parkir khusus untuk penghuni. Berapa banyak lahan parkir yang disediakan.

 

#10 Ketahui Biaya-Biayanya

Cari informasi sejelas-jelasnya dari pihak developer, mulai dari harga, fasilitas apartemen, biaya bulanan atau perkiraan management fee, pajak dan biaya lainnya serta manfaat dari apartemen tersebut. Setelah Anda mencari tahu, maka Anda perlu mengecek apa yang dikatakan developer. Caranya mudah lihat saja bangunan yang pernah dibangun sebelumnya atau tanya ke agen properti.

 

#11 Persiapan Dana untuk Membeli Apartemen

Terakhir dan paling penting, pikirkan bagaimana cara membelinya. Apakah membeli dengan menggunakan cash keras (pembelian tunai) atau menggunakan kredit (Kredit Pemilikan Apartemen – KPA).

#12 Pikirkan Operasional Harian

Salah satu perbedaan tinggal di apartemen dan di rumah biasa adalah mengenai operasional harian. Mulai dari adanya tambahan biaya laundry (karena tidak ada ruang jemur), biaya untuk beli air minum, gas, gangguan sinyal telepon, permasalahan internet, surat hanya dikirimkan sampai dengan mail box dan risiko jika terjadi kebakaran atau gempa bumi.

Salam